Nasehat

Zuhud dan Wara’


book

Zuhud dan Wara’ 1)

oleh

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bin Ali Al Yamani Al Wushobi Al Abdali

_______________________________________________________________

Wahai penuntut ilmu jadilah kamu orang yang memiliki kezuhudan dan wara’2) dan jangan kamu menjadi orang yang rakus. Kalau kamu membuka pintu kerakusan ini dan membuka kesempatan bagi hawa nafsumu, berarti kamu telah membuka pintu fitnah bagi dirimu.

Allah berfirman :

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ

“ Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah fitnah (cobaan).” ( At Taghabun : 15 )

Rasulullah bersabda :

إن لكل أمة فتنة و فتنة أمتي المال

‘Sesungguhnya bagi setiap umat ada fitnahnya, dan fitnah umatku adalah harta benda.” (HR Tirmidzi)

Allah berfirman :

كَلا إِنَّ الإنْسَانَ لَيَطْغَىأَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى

”Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, Karena Dia melihat dirinya serba cukup.” (Al ’Alaq :6-7)

Rasulullah bersabda :

اللهم إني أسألك الهدى والتقى والعفاف و الغنى

“Ya Allah aku meminta kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, pemeliharaan dari kemaksiatan (kepada-Mu) dan kecukupan.” (HR Muslim)

’Afaf dan Ghina artinya kaya jiwa.

Berhati-hatilah kamu dari kerakusan ! karena betapa banyak ketamakan dan kerakusan telah menyeret orang yang akhirnya dia terputus dari menuntut ilmu bahkan sebagian mereka meninggalkan ibadah dan ketaatan.

Jadilah kamu orang yang memiliki sifat qana’ah 3) dan ridho terhadap apa yang telah diberikan Allah kepadamu, sehingga kamu mendapatkan kejayaan (kemuliaan) didunia dan di akhirat. Dan ingatlah akan hadits Rasulullah sebagaimana dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Muslim didalam shahih keduanya, tatkala Heraklius (pembesar Romawi) bertanya kepada Abu Sufyan tentang sebagian sifat Rasulullah dia berkata : Apakah yang dia perintahkan kepada kalian ? Abu Sufyan menjawab : ” Sembahlah Allah dan jangan kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatupun, dan tinggalkan apa-apa yang telah disembah oleh nenek moyang kalian. Dia memerintahkan mengerjakan sholat, jujur, menyambung Silaturahmi, berdamai, dan menahan diri dari perkara kemaksiatan.”

Rasulullah bersabda :

“Ya Allah aku meminta kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, pemeliharaan dari kemaksiatan (kepada-Mu) dan kecukupan.” (HR Muslim)

Rasulullah bersabda :

اللهم ارزق ال محمد قوتا وفي رواية كفافا

“Ya Allah berikan Rizki kepada keluarga Muhammad makanan pokok dalam riwayat lain kecukupan.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Hendaklah kamu menahan diri dari perkara-perkara yang dibenci dan meninggalkan kerakusan.

Footnote:

1) Syaikh Muhammad al Imam didalam sebuah kaset beliau yang berjudul ” At Tahdzir min Fitnatiddunya” mengatakan ” Ada dua penyakit kegagalan para penuntu ilmu, para da’i, alim dan ulama, yaitu karena tidak memiliki sifat zuhud dan qona’ah.

2) Ibnu Qudamah Al Maqdisi mengatakan : ” Zuhud adalah ibarat dari memalingkan keinginan kepada sesuatu menuju sesuatu yang lebih baik. (Lihat Mukhtashar Minhajul Qashidin hal 324) Ibnu Qudamah mengatakan : ”Wara’ memiliki tingkatan-tingkatan diantara tingkatan tersebut adalah menahan diri dari perkara yang belum jelas halal dan haramnya.” (Lihat sumber diatas hal 88)

Syaikh Salim bin Ied al Hilali mengatakan :” Meninggalkan apa-apa yang tidak membantu dirimu dari ucapan berlebihan, memandang, bernikmat-nikmat bekerja, berfikir dan seluruh aspek gerak-gerik lahiriyah ataupun batiniyah yang akan mengantarkan kepada Syubhat dan keluar dari mawas diri (Bahjatun Nadzirin 1/643)

3) Qona’ah adalah ridho dengan apa yang telah dibagikan oleh Allah ( Bahjatun Nazhirin 1/583)

—————————

Disalin dari buku عشرون النصيحة الطالب العلم و الد ا عي إلى الله yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul ” 20 Mutiara Indah bagi penuntut Ilmu dan Da’i Ilallah“

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s