Khabar · Manhaj · Resensi Buku

Lau Kaana Khairan..


Hadirilah.. !!
Kajian Umum/Bedah Buku

lau kaana

Tema:

“KALAU SEKIRANYA PERBUATAN ITU BAIK, TENTULAH PARA SAHABAT TELAH MENDAHULUI KITA MENGAMALKANNYA (LAU KAANA KHAIRAN LASABAKUUNAA ILAIHI)”


Pembicara:

Ustadz ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT

Waktu:

Ahad, 18 Maret 2007
Pukul 08.0- 12.00 wib

Tempat:

Masjid Agung Karanganyar Surakarta.

Terbuka untuk Umum, Putra/Putri

CP:
Abu Syafiq : 0815 4851 3477
Abu Hisyam : 0856 4709 6423
Abu Harits : 0852 2933 9393
Abu Farhan : 0813 2921 5149
Abu Hanif : 0813 2927 2638
SD-IST
AL-ALBANI : 0813 2927 2638

RUTE:
Dari solo: dari terminal Tirtonadi Solo, naik bus jurusan Soo-Tawangmangu/Matesih, turun di alun-alun Karanganyar (menyeberang jalan raya kemudian jalan kearah selatan/masjid,150 m)

Dari Yogya: dari arah Jogja turun di termianl Tirtonadi Solo, kemudian naik bus jurusan Soo-Tawangmangu/Matesih, turun di alun-alun Karanganyar (menyeberang jalan raya kemudian jalan kearah selatan/masjid,150 m)

Dari Jawa Timur: dari arah Jawa Timur turun di Palur, kemudian naik bus jurusan Soo-Tawangmangu/Matesih, turun di alun-alun Karanganyar (menyeberang jalan raya kemudian jalan kearah selatan/masjid, 150 m)

Penyelenggara:

YAYASAN ISLAM AL-ALBANI, Matesih karanganyar

Di dukung oleh:

 

1. PONDOK PESANTREN IMAM BUKHORI SOLO
2. PONDOK PESANTREN AL UKHUWAH SUKOHARJO
3. PONDOK PESANTREN IBNU ABBAS SRAGEN
4. SD-IST AL-ALBANI MATESIH
5. KAJIAN TAKMIR MASJID
SE MATESIH
6. PANITIA HARI BESAR ISLAM (PHBI) MATESIH
7. PUSTAKA UKHUWAH DAN MAJALAH AS SUNNAH

Preview Buku

Judul : Lau Kaana Khairan Lasabakuuna Ilaihi;

Kalau Sekiranya Perbuatan Itu Baik, Tentulah Para Shahabat Telah Mendahului Kita Mengamalkannya

Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat

Penerbit : Darul Qolam

Inilah sebuah risalah yang berbicara tentang sebagian dari kaidah-kaidah dalam agama yang sangat luas dan dalam sekali, yaitu:

“Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para shahabat telah mendahului kita mengamalkannya.”

Peganglah kuat-kuat kaidah yang besar dan agung ini, sehingga engkau tidak akan mengerjakan sesuatupun ibadah yang tidak pernah diyakini dan diamalkan oleh para shahabat.

Patutlah kaidah yang besar ini dihafal oleh setiap muslim untuk menghancurkan berbagai macam bid’ah yang orang sandarkan dan masukkan ke dalam agama Allah yang mulia ini, Al-Islam. Seperti perkataan yang sering kita dengar ketika dikatakan kepada mereka dan dibawakan nash Al-Qur’an dan Sunnah dan perkataan para ulama, bahwa keyakinan yang mereka yakini atau perbuatan yang mereka lakukan itu bid’ah, mereka menjawab dengan jawaban yang lebih lemah dari sarang laba-laba, yaitu:

“Bukankah peringatan maulid, isra’ mi’raj, nuzul Qur’an, tahun baru hijriyah itu suatu perbuatan yang sangat baik yang di dalamnya terdapat peringatan dan pelajaran?.

“Bukankah dzikir berjama’ah yang sekarang sedang marak-maraknya itu suatu perbuatan yang sangat baik dalam rangka mengajak manusia untuk kembali berdzikir mengingat Allah”

Maka jawablah wahai Ahlus Sunnah dengan kaidah besar di atas yang patut ditulis dengan tinta emas! Katakan kepada mereka,

“Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para shahabat telah mendahului kita mengamalkannya. Karena tidak ada satupun amalan yang masuk ke dalam bagian ibadah yang tidak diamalkan oleh para shahabat radhiyallahu ‘anhum”

Isi buku

Setelah Muqaddimah, penulis memulai dengan menjawab pertanyaan, “Kenapakah kita wajib bermanhaj salaf, Ahlus Sunnah wal Jama’ah secara ilmu, amal dan da’wah?” sebagaimana menjadi nama bab yang pertama. Lalu pada bab-bab selanjutnya, penulis menjelaskan pengertian “sunnah” dan “hadits” dan beberapa hal yang berkaitan dengan keduanya.

Selanjutnya, penulis mulai dengan kaidah ilmiah yang menjadi inti dari buku ini dan memaparkan syarah (penjelasan) kaidah tersebut secara panjang lebar. Lalu beliau menjelaskan keadilan para shahabat dan manhaj mereka yang merupakan pemisah antara sunnah dengan bid’ah.

Pada bab berikutnya, penulis membawakan beberapa contoh secara ringkas tentang kesesatan yang menyalahi manhaj para sahabat. Hal ini yang memicu beliau untuk melanjutkan bab tersebut dengan menjelaskan akan kewajiban mengikuti manhaj sahabat.

Setelah itu, penulis menerangkan tanda-tanda ahli bid’ah, menjelaskan dalil-dalil bahaya dan rusaknya bid’ah dan ahli bid’ah terhadap Islam dan kaum muslimin. Lalu yang terakhir, beliau menutup kitabnya yang sangat berharga ini dengan menjelaskan bahwa Islam ini telah sempurna.

Kesimpulan

Mengingat pembahasannya yang sistematis, hujjah yang sangat kuat dan penjelasan yang baik, maka kami sangat merekomendasikan buku ini bagi siapa saja yang mencari kebenaran di tengah-tengah berbagai macam aliran yang ada dalam Islam. Dan bagi yang sudah (merasa) menemukan jalan yang benar, kami sarankan juga untuk membaca buku ini, agar tumbuh kesadaran akan pentingnya, sehingga akhirnya dapat memegang erat-erat kaidah ini, amiin

Sumber :

Muslim.or.id

vbaitullah.or.id

One thought on “Lau Kaana Khairan..

  1. PUSTAKA DIGITAL AL KUBRO SEBAGAI GERBANG PENGETAHUAN

    Kehadiran Pustaka Digital Al Kubro merupakan gerbang ilmu pengetahuan yang sangat strategis bagi umat islam.Software tersebut bisa membantu manusia mengakses data dan informasi/ilmu pengetahuan secara cepat dan tepat.Dari segi biaya dan waktu program ini bisa membantu secara luar biasa, dengan kapasitas koleksi buku yang sama tanpa software ini, minimal dana yang harus dikeluarkan kurang lebih 1 Milyar sedangkan dengan software jauh lebih murah dengan keistimewaan dan kelebihan yang luar biasa(lihat feature pada sub lain).Hub: 085229166665

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s