Nasehat

Jauhi Sifat Sombong


Berhati-hati dari Sifat Sombong

Oleh

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bin Ali Al Yamani Al Wushobi Al Abdali

Sesungguhnya syaithon apabila tidak sanggup untuk memalingkan dirimu dari menuntut ilmu niscaya akan datang dari pintu yang lain dan berusaha untuk membisik-bisikan kepadamu: “Kamu adalah orang alim, kamu orang zuhud, kamu orang shalih, kamu orang yang rajin membaca atau kamu penuntut ilmu. Lihat kepada temantemanmu, apa artinya mereka dihadapanmu, mereka tidak menyamaimu walaupun seujun kuku tangan atau seujung kuku kakimu.”

Dia (syaithon) akan berusaha mendatangimu dari pintu pujian ini. Maka berhati-hatilah kamu! Jangan sampai kamu tersembelih (dengan pujian tersebut-pent). Sungguh dia dalam posisi seperti ini menyesatkan dirimu dan keluargamu kecuali jika Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu.

Rasulullah ‘Alaihi Sholatu Wa Salam telah bersabda:

لا يد خل الجنة من كان في قلبه مشقال ذرة من كبر فقال رجل : يا رسول الله إن الرجل يخب أن يكون نعله حسنة وشوبه حسنا فقال صلى الله عليه وسلم : إن الله جميل ويحب الجمال الكبر بطر الحق و غمط الناس

ِArtinya: Tidak akan masuk surga orang yang di hatinya ada sebesar biji dzarah (biji sawi) dari kesombongan.” Seseorang berkata: “Ya’ Rasulullah, seseorang senang terhadap sandalnya yang bagus dan pakaiannya yang bagus?” Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR Muslim dari shahabat Abdullah bin Mas’ud)

Rasulullah menjelaskan kesombongan itu dengan dua perkara, yakni menolak kebenaran dengan tidak mau menerimanya, serta merendahkan orang lain. Tidak akan masuk ke dalam sorga seseorang yang dalam hatinya ada kesombongan sekecil apapun.

Kalau demikian tatkala dalam hatimu syaithon meniupkan ruh kesombongan, ujub keangkuhan terhadap dirimu, maka ingatlah bahwa kamu tidak memiliki apa-apa.

Telah ada sebelum kamu para ulama bagaikan gunung-gunung yang kokoh sedangkan kamu tidak lebih bagaikan kerikil.

Telah ada sebelum kamu orang-orang zuhud, ahli ibadah, orang-orang sholih dan orang alim sedangkan kamu tak ubahnya hanya sehelai rambut yang ada di punggung salah seorang dari mereka.

Terlebih jika kamu membaca perjalanan hidup para shahabat, orang-orang shalih dan perjalanan hidup para nabi dan ketika kamu membaca kisah para malaikat, maka kamu akan mendapati bahwa ibadah yang kamu lakukan itu belum seberapa dibandingkan mereka. Kalau kamu membaca perjalanan hidup para ulama maka kamu jumpai bahwa ilmumu tidaklah seberapa jika dibanding mereka.

Wahai saudaraku…. para penuntut ilmu semoga Allah memberikan barakah kepadamu dan kepada ilmumu. Berhati-hatilah dari pintu syaithon yang akan menipumu. Jika dia tidak sanggup dari pintu ini maka dia akan mendatangimu dari pintu kedua. Jika dia tidak sanggup melalui pintu maka dia akan masuk melalui celah yang lain. Dia akan berusaha dengan segala cara untuk menyesatkanmu dengan kesesatan yang jauh. Dan berhati-hatilah dari jalan-jalan syaithon, dan ingatlah firman Allah :

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

” Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” ( QS Al Ankabut : 69)

Berjuanglah dirimu di jalan Allah ! Karena walau bagaimanapun indahnya suaramu, namun siapakah yang memberikanmu suara yang bagus tersebut? Bukankah Allah? Siapakah yang memberimu rambut yang baik? Bukankah Allah? Siapakah yang memberimu warna kulit yang indah? Bukankah Allah? Siapakah yang memberimu akal dan kecerdasan? Bukankah Allah? Siapakah yang memberimu kuat hafalan dan kuat ingatan, bukankah Allah? Tentu jawabnya adalah Ya. Kalau demikian halnya, maka apa hakmu untuk menyombongkan diri? Kamu menyombongkan diri dengan sesuatu yang tidak kamu miliki, karena semuanya datang dari Allah Tidakkah kamu mengkhawatirkan dirimu dan tidakkah kamu mengetahui bahwa jika Allah menghendaki mengambil apa yang telah diberikanNya kepadamu niscaya Dia sanggup untuk mengambilnya. Dia tidak ditanya apa yang diperbuat-Nya, akan tetapi merekalah yang ditanya tentang apa yang telah mereka perbuat

Ada seorang memberitakan kepadaku tentang kisah seorang yang aku telah melihatnya. Dia berkata: “Kemudian bangunlah orang tersebut dengan rambut yang sangat bagus dan di menyombongkan diri dengannya. Pada suatu ketika, tanpa diduga tiba-tiba rambut yang ada disekujur tubuhnya rontok berguguran, yang ada di kepalanya, di wajahnya, di kedua tanganya, bahkan di seluruh jasadnya, bahkan yan ada pada kedua alisnya. Dan aku melihat orang tersebut pada keadaannya yang kedua.”

Allah yang memberimu keadaan yang pertama dan keadaan yang kedua. Orang yang memberitakan kepadaku adalah dapat di percaya. Allah berbuat apa saja yang dikehendakiNya dan tidak ditanya apa yang diperbuatNya akan tetapi merekalah yang ditanya tentang apa yang telah mereka perbuat

Dan lihatlah ketika dia menyombongkan diri dengan rambutnya yang banyak dan indah, dia tidak memuji Allah, tidak bersyukur kepadaNya dan dia tidak merendahkan diri. Pemberian ini tidak menyebabkan dia menunaikan kesyukuran atas nikmat tersebut, sehingga seakan-akan dialah yang menciptakan rambutnya sendiri. Maka lihatlah bagaimana Allah mencabut nikmat tersebut. Begitu juga dengan kuatnya ingatan, apabila kamu menyombongkan diri dengannya, kamu tidak akan menduga jika tiba-tiba Allah mencabut kuatnya ingatanmu, akalmu, kecerdasanmu, hafalan, dan kepandaianmu, sehingga kamu menjadi orang yang paling bodoh dan tolol di negerimu.
Rendahkanlah dirimu karena Allah ! Beramallah dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah .

——————————————————————————————-

Disalin dari buku عشرون النصيحة الطالب العلم و الد ا عي إلى الله yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul ” 20 Mutiara Indah bagi penuntut Ilmu dan Da’i Ilallah “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s